Legenda bola voli Tiongkok, Lang Ping, menerima penghargaan IOC Coaches Lifetime Achievement Award dalam sebuah upacara yang diadakan di Olympic House, Lausanne. Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas perannya yang panjang dan signifikan dalam pengembangan atlet di tingkat international.
Pada acara tersebut, Lang Ping menerima penghargaan bersama pelatih gulat Kuba, Raul de Jesus Trujillo Diaz. Upacara dipimpin oleh Presiden IOC Kirsty Coventry dan Ketua Komisi Athletes’ Entourage IOC, Sergii Bubka.
Karier Lang Ping di Olimpiade telah berlangsung lebih dari empat dekade. Sebagai pemain, ia menjadi bagian dari tim Tiongkok yang meraih emas di Los Angeles 1984. Kemudian, pada tahun 1987 ia mulai beralih menjadi pelatih.
Prestasi besar pertamanya sebagai pelatih kepala hadir di Olimpiade Atlanta 1996, ketika tim Tiongkok meraih medali perak. Selanjutnya, ia juga memimpin tim nasional voli putri Amerika Serikat selama empat tahun dan menghasilkan medali perak di Beijing 2008.
Ia kembali ke Tiongkok pada periode kedua sebagai pelatih kepala dan sukses membawa tim meraih emas Olimpiade Rio 2016 – yang sekaligus menjadikannya orang pertama dalam sejarah bola voli yang meraih emas Olimpiade sebagai pemain maupun sebagai pelatih.
Legenda voli Tiongkok diakui atas dedikasinya dalam pengembangan atlet
Dalam sambutannya, Lang Ping menyatakan bahwa penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan untuk semua pemain, tim, pelatih, dan mentor yang telah mendukungnya sepanjang karier di Tiongkok, Italia, dan Amerika Serikat.
Penghargaan IOC Coaches Lifetime Achievement Award sendiri dibuat untuk mengapresiasi kontribusi jangka panjang pelatih dalam pembinaan atlet, baik di dalam maupun di luar lapangan pertandingan. Penghargaan yang diterima Lang Ping menegaskan posisi dan dedikasinya dalam dunia bola voli internasional.


